AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Ambon, Maluku, pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.58 WIB.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 4,3.
BMKG menyebutkan episenter gempa berada pada koordinat 3,87 Lintang Selatan dan 128,43 Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 34 kilometer tenggara Ambon dengan kedalaman 5 kilometer.
“Kedalaman hiposenter yang dangkal menunjukkan gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (ShakeMap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Ambon dengan intensitas III MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan ada truk besar melintas.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 01.14 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
BMKG meminta warga memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Apa Yang Harus Dilakukan SEBELUM, SESAAT, SESUDAH gempa bumi
Sebelum Terjadi gempa bumi
A. Kunci Utama adalah
- Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);
- Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
- Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;
- Belajar melakukan P3K;
- Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
- Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material
- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah
- Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (misalnya lampu dll).
E. Alat yang harus ada di setiap tempat
- Kotak P3K;
- Senter/lampu baterai;
- Radio;
- Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi gempa bumi







