AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Komisi IV DPRD Maluku menyoroti keterbatasan anggaran dan sejumlah fasilitas penunjang di SMA Negeri Siwalima Ambon.
Sekolah berasrama yang menampung sekitar 470 siswa kelas X hingga XII itu masih kekurangan kebutuhan dasar.
Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tethool, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas pemenuhan kebutuhan sekolah tersebut.
Ia menyebut anggaran Pemerintah Provinsi Maluku saat ini belum mencukupi untuk menanggung seluruh biaya konsumsi siswa di asrama.
“Jika seluruh biaya konsumsi ditanggung penuh oleh pemerintah daerah, tentu membutuhkan anggaran yang sangat besar. Karena itu perlu dicari solusi bersama agar kebutuhan makan siswa tetap terpenuhi,” ujar Tethool di Kantor DPRD Maluku, Senin (8/9/2026).
Selain persoalan konsumsi, Komisi IV juga menemukan kekurangan fasilitas lain yang butuh segera ditangani.
Di antaranya keterbatasan meubelair di ruang belajar, kapasitas ruang makan yang belum memadai, serta kebutuhan air bersih bagi siswa.
“Ada beberapa ruang yang masih perlu tambahan meubelair. Kapasitas ruang makan juga perlu diperluas agar seluruh siswa bisa terakomodasi dengan baik,” jelasnya.
Komisi IV menilai pemenuhan kebutuhan dasar ini penting, mengingat SMA Siwalima kini masuk dalam program Garuda Transformasi.
Program tersebut menjadikan sekolah ini sebagai salah satu sekolah unggulan nasional, dengan peluang lebih besar bagi lulusannya melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.
Karena itu, DPRD Maluku berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan memberi perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan sekolah.
“Kami ingin anak-anak di sana mendapatkan fasilitas yang layak, sehingga proses pendidikan berjalan optimal dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkas Tethool. (*)







