Maluku

PLN UIW MMU Catat Pertumbuhan Penjualan Listrik 12,65 Persen, Pelanggan Tembus 908 Ribu

×

PLN UIW MMU Catat Pertumbuhan Penjualan Listrik 12,65 Persen, Pelanggan Tembus 908 Ribu

Sebarkan artikel ini
4/8/2026 - PLN
Sepanjang Semester I 2026, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara mencatat penjualan tenaga listrik tumbuh 12,65 persen menjadi 892,84 juta kWh, dengan jumlah pelanggan mencapai 908.678.

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mencatat pertumbuhan penjualan tenaga listrik sebesar 12,65 persen pada Semester I 2026. Peningkatan konsumsi energi tersebut turut diiringi bertambahnya jumlah pelanggan yang kini mencapai 908.678 pelanggan hingga Juni 2026.

Data PLN menunjukkan, penjualan listrik selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 892,84 juta kilowatt hour (kWh), naik dari 792,54 juta kWh pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah pelanggan bertambah 47.627 dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebanyak 861.051 pelanggan.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menuturkan, peningkatan penjualan tenaga listrik menjadi indikator tumbuhnya kebutuhan energi masyarakat untuk menunjang aktivitas rumah tangga, sektor usaha, hingga pelayanan publik di Maluku dan Maluku Utara.

Baja Juga :  Farhatun Samal Jabat Sekwan DPRD Maluku, Gubernur Minta Pejabat Tak Sekadar Duduk di Kursi

“Pertumbuhan penjualan tenaga listrik ini menunjukkan bahwa kebutuhan energi masyarakat terus berkembang. Listrik tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai aktivitas produktif, mulai dari rumah tangga, usaha, hingga pembangunan daerah,” tutur Soeratmoko.

Berdasarkan data PLN, pelanggan rumah tangga masih mendominasi dengan jumlah 849.617 pelanggan. Disusul sektor bisnis sebanyak 28.347 pelanggan, sektor pemerintah 9.057 pelanggan, sektor industri 233 pelanggan, serta layanan khusus sebanyak 692 pelanggan.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat, PLN UIW MMU terus memperkuat layanan kelistrikan di wilayah kepulauan melalui tujuh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), 34 Unit Layanan Pelanggan (ULP), dan 168 sistem kelistrikan yang tersebar di Maluku dan Maluku Utara.

Baja Juga :  Tak Ada Toleransi Bagi yang Melanggar! Ary Sahertian Dukung Penertiban Parkir Liar di Ambon

“Memberikan pelayanan kelistrikan di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Namun, hal tersebut menjadi semangat bagi PLN untuk terus meningkatkan keandalan sistem, memperkuat infrastruktur kelistrikan, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah dan cepat bagi masyarakat,” jelas Soeratmoko.

Menurutnya, pasokan listrik yang andal menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, PLN terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas layanan kelistrikan.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin baik. PLN ingin terus menjadi bagian dari kemajuan dan pertumbuhan masyarakat di Maluku dan Maluku Utara,” tambahnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM