AmbonBerita

Festival LASQI Ambon Jadi Penggerak UMKM, Perputaran Uang Tembus Rp100 Juta dalam Tiga Hari

×

Festival LASQI Ambon Jadi Penggerak UMKM, Perputaran Uang Tembus Rp100 Juta dalam Tiga Hari

Sebarkan artikel ini

Festival LASQI Ambon

31/8/2026 - UMKM
Pelaku UMKM turut ambil bagian dalam Festival LASQI Kota Ambon 2026 yang selama tiga hari pelaksanaannya mencatat perputaran uang hingga sekitar Rp100 juta. (JendelaMaluku.com)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Festival Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon 2026 tak hanya menjadi panggung bagi para peserta untuk menampilkan seni dan budaya Islami.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tersebut juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Perputaran uang di sektor UMKM yang terlibat dalam Festival LASQI dilaporkan mencapai sekitar Rp100 juta hingga kegiatan berakhir di Gedung Islamic Center, Kota Ambon, Minggu (30/8/2026).

Ketua Umum DPP LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan mengatakan, keterlibatan UMKM dalam setiap kegiatan LASQI menjadi bagian penting untuk memastikan event yang digelar turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Setiap pelaksanaan event-event yang dilakukan oleh LASQI harus melibatkan UMKM. Karena melalui event-event tertentu, paling tidak UMKM bisa diberdayakan sehingga perputaran ekonomi dan perputaran uang di Kota Ambon tetap stabil,” jelas Abas.

Baja Juga :  Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Kota Tual Resmi Dilantik

Menurut Abas, capaian transaksi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan masyarakat, termasuk festival seni dan budaya, dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh peluang ekonomi.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Festival LASQI berjalan selama tiga hari. Tadi saya mendapat laporan dari panitia, perputaran uang di UMKM selama tiga hari ini mencapai Rp100 juta. Alhamdulillah, sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia berharap pola pelibatan UMKM tersebut terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan LASQI ke depan sehingga keberadaan festival tidak hanya berdampak pada peserta dan pelestarian budaya, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Festival LASQI Kota Ambon 2026 sendiri resmi ditutup pada Minggu (30/8/2026). Abas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baja Juga :  Pemkot dan DPRD Ambon Sepakat Ubah Arah Kebijakan Anggaran 2025, Fokus pada Efisiensi dan Pelayanan Publik

“Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala terus memberikan keberkahan dan kebahagiaan kepada kita semua. Kita berharap Ambon tetap aman, tetap damai, dan terus maju,” ujar Abas.

Selain menjadi ajang kompetisi, menurut Abas, Festival LASQI juga memiliki nilai sosial dalam mempererat hubungan masyarakat.

“Pelaksanaan LASQI ini merupakan momentum untuk meningkatkan persatuan antara masyarakat Kota Ambon,” katanya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon, DPRD Kota Ambon, OJK, Bank Indonesia, Bank Maluku Malut, PLN, dewan juri, serta seluruh panitia yang telah mendukung pelaksanaan festival.

Abas berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat agar LASQI mampu menghadirkan kegiatan yang semakin inovatif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM