BeritaMalukuMaluku Tenggara

Pemkab Maluku Tenggara Genjot Hilirisasi, Kesehatan, dan Pariwisata Sepanjang 2025

×

Pemkab Maluku Tenggara Genjot Hilirisasi, Kesehatan, dan Pariwisata Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

Pemkab Maluku Tenggara

JENDELAMALUKU.COM – Pemkab Maluku Tenggara/Malra terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai langkah strategis di sektor investasi, pertanian, pariwisata, hingga kesehatan sepanjang 2025.

Di bidang investasi, Pemkab Malra menggandeng Hyundai Asan Co. Ltd. dari Korea Selatan untuk kerja sama budidaya rumput laut. Kerja sama ini ditujukan mendorong hilirisasi komoditas unggulan sekaligus membuka akses pasar internasional bagi produk daerah.

Sektor pertanian juga jadi prioritas. Bantuan alat dan mesin pertanian, pupuk, pengembangan lahan pangan dan hortikultura, sampai dukungan ternak ayam petelur terus disalurkan. Semua upaya itu diarahkan memperkuat ketahanan pangan dan menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis.

Dari sektor pariwisata, Malra mencatatkan 134.633 kunjungan wisatawan sepanjang 2025. Dari jumlah itu, 9.975 orang di antaranya wisatawan mancanegara. Promosi destinasi gencar dilakukan lewat kolaborasi lintas sektor dalam ajang Rally Yacht Wonderful Sail to Indonesia dan Festival Pesona Meti Kei. Dua event tersebut semakin mengukuhkan Malra sebagai destinasi bahari unggulan di kawasan timur Indonesia.

Baja Juga :  Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Capaian positif juga diraih di bidang kesehatan. Prevalensi stunting berhasil ditekan dari 15,68 persen pada 2024 menjadi 12,43 persen pada 2025. Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional tetap terjaga di atas 98 persen atau Universal Health Coverage (UHC). Atas capaian ini, pemerintah daerah menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan pada Januari 2026.

Akses layanan kesehatan di kepulauan juga diperluas dengan peresmian Rumah Sakit Pratama di Pulau Kei Besar pada 26 November 2025.

Upaya pengentasan kemiskinan menunjukkan perbaikan meski tipis, dari 21,22 persen pada 2024 menjadi 21,16 persen pada 2025. Program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan, Program Sembako, BLTS Kesra, dan rehabilitasi sosial menjangkau ribuan keluarga penerima manfaat.

Pembangunan infrastruktur dasar terus dipacu. Pemkab Malra menyediakan layanan air minum bagi 10 ohoi dengan 1.084 sambungan rumah, memperluas jaringan listrik bersama PT PLN (Persero), serta membangun dua unit dapur Makan Bergizi Gratis di Kei Kecil Timur dan Kei Besar Selatan Barat.

Baja Juga :  Malra Perkuat Profesionalisme Damkar, Tambah Armada Baru untuk Tanggap Darurat

Di sisi tata kelola, Pemkab Malra kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-10 kalinya berturut-turut. Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Pelayanan Publik meningkat signifikan. Survei Kepuasan Masyarakat bahkan mencapai 92,94 dengan kategori sangat baik.

Selain itu, Malra mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Provinsi Maluku yang menetapkan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 tepat waktu.

Berbagai capaian tersebut diraih di tengah tantangan keterbatasan fiskal akibat penyesuaian kebijakan transfer pusat. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan publik sebagai fondasi percepatan pembangunan berkelanjutan di Bumi Larvul Ngabal.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM