Di sisi lain, Pemkot Ambon tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran selama dilakukan berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ronald menyebut kritik yang konstruktif merupakan bagian dari kontrol sosial dalam tata kelola pemerintahan yang demokratis, transparan, dan akuntabel.
Adapun empat pejabat yang telah mendaftarkan diri dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon yakni Apries B. Gaspersz, Roberd Sapulette, Steven Dominggus, dan Richard Luhukay.
Keempatnya, menurut pemerintah, memiliki hak administratif dan konstitusional untuk mengikuti proses seleksi secara adil, terbuka, dan berbasis sistem merit tanpa tekanan pihak mana pun.(*)







