LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Seekor buaya dengan panjang lebih dari 2.4 meter, yang meresahkan warga di Ohoi (Desa) Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akhirnya berhasil ditangkap pada Sabtu (23/5/2026) pagi.
Hewan buas tersebut ditangkap di wilayah laut Sathean oleh warga masyarakat setempat.
Ketua Seksi Pelayanan Ohoi Sathean, Sovia Lermatan mengatakan, kemunculan buaya di kawasan sungai sebelumnya meresahkan warga, terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
“Informasi mengenai keberadaan buaya itu juga sempat ramai diperbincangkan warga karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” kata Lermatan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Menurut dia, sebagai bentuk antisipasi agar proses penangkapan berjalan aman, pihak Ohoi sempat meminta bantuan dari Lanal Tual.
“Kemarin dari pihak Lanal sudah turun, melakukan upaya antisipatif namun belum membuahkan hasil,” ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya pada hari ini masyarakat berinisiatif melakukan penangkapan.
Kegiatan penangkapan dimulai sekitar pukul 06:23 WIT setelah warga melakukan pemantauan terhadap pergerakan buaya di Laut Sathean.
Upaya warga akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 07:00 WIB. Buaya berhasil ditangkap dan diamankan ke daratan.
“Awalnya ditembak namun tidak mengenai sasaran, warga lantas memotong leher predator buas tersebut,” terangya.
Dirinya mengemukakan, merujuk pada keluhan warga, terdapat dua buaya yang kini tengah berkeliaran liat di perairan laut Sathean.
“Satu sudah ditangkap, masih tersisa satu ekor lagi,
Untuk itu diharapkan warga Desa Sathean agar sementara waktu mengurangi aktivitas di melaut sampai ada kepastian dari pihak terkait bahwa kondisi benar-benar aman.
Selain itu, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat desa maupun kepolisian apabila kembali melihat kemunculan satwa liar di sekitar permukiman.







