BeritaMaluku Tenggara

Satu Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Pelecehan Anak di Maluku Tenggara Belum Ada Tersangka

×

Satu Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Pelecehan Anak di Maluku Tenggara Belum Ada Tersangka

Sebarkan artikel ini

Maluku Tenggara

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Penanganan kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang
Anak berusia 5 tahun berinisial AM di Desa Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur, dinilai belum menunjukkan progres yang signifikan.

Hingga kini, pihak keluarga korban masih menanti kejelasan hukum dari Polres Malra atas terlapor yang merupakan seorang anak berusia 13 tahun berinisial WO siswa kelas 4 Madrasah Wain.

Kasus memilukan ini mencuat setelah Nenek Korban Jabida Tharob mendapati cucunya yang menangis usai dilecehkan di kamar WO.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Jumat 31 Juli 2026 lalu, saat korban tengah bermain dengan adik pelaku di rumahnya.

“Korban lantas digendong pelaku dan dibawa ke kamarnya, pintunya kemudian dikunci, korban dipaksa membuka celana dan pelaku menyentuh area vitalnya dengan menggunakan lidah,” ujar Nenek Korban Jabida Tharob, Selasa (8/9/2026).

Baja Juga :  Pemkab Maluku Tenggara Siapkan Lapas Baru Lengkap dengan Fasilitas BPJS bagi Napi di Langgur

Menurutnya, saat itu pelaku sempat berniat menyetubuhi korban dan menyumpal mulut menggunakan bantal.

“Korban sampai harus buang air besar karena menahan sakit,” ujarnya sambil berlinang airmata.

Jubaidah langsung melayangkan laporan resmi ke Polres Malra di bawah Unit Pelayanan Perempuan dan Anak yang tercatat dengan nomor STPL/107/VII/2026/Polres Malra/Polda Maluku

Namun, Jubaidah mengungkapkan rasa cemasnya lantaran belum ada tindakan tegas atau progres yang berarti dalam kasus ini.

“Hingga saat ini, sebulan berlalu tersangka sudah dikembalikan ke keluarga, namun sudah dua pekan tidak lagi melapor ke Polres Malra,” kesalnya.

Dirinya juga mengemukakan, Komunikasi dengan Kanit PPA Polres Malra juga terkadang diterima dengan ketus dan kasar.

Baja Juga :  Dua Nelayan Kolser - Malra yang Hilang saat Melaut Ditemukan Selamat

“Kami malah malu, setiap kali datang menanyakan progres Ibu Kanit selalu menyambut dengan pertanyaan datang bikin apa lagi, ada urusan apa, nanti kita urus, beliau seolah sangat tidak bersahabat dengan kami,” cetusnya.

Jubaida hanya berharap keadilan bagi cucunya, pasalnya masa depannya hancur dan trauma terhadap perbuatan bejat pelaku masih menghantui korban.

“Kami ini orang tidak punya, kami hanya berharap Maslaah ini dapat diselesaikan lewat jalur hukum positif agar ada efek jera bagi pelaku,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Reskrim dan Kanit PPA Polres Malra saat dihubungi kompak tidak merespon awak media.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM