Ambon

Dugaan Keran Air Hilang hingga Sampah Berserakan, Bandara Pattimura Serukan Budaya Rawat Fasilitas Bersama

×

Dugaan Keran Air Hilang hingga Sampah Berserakan, Bandara Pattimura Serukan Budaya Rawat Fasilitas Bersama

Sebarkan artikel ini

Budaya Rawat Fasilitas

14/8/2026 - Bandara Pattimura
Fasilitas Bandara Internasional Pattimura Ambon.

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Manajemen Bandara Internasional Pattimura Ambon mengampanyekan Budaya Rawat Fasilitas kepada seluruh pengguna jasa dan pekerja di lingkungan bandara sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga kebersihan dan keandalan fasilitas publik.

Kampanye ini digulirkan menyusul adanya dugaan pemborosan air, pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, hingga hilangnya sejumlah fasilitas sanitasi di beberapa titik toilet area kargo.

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menegaskan bahwa kenyamanan bandara bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan bandara.

“Bandara adalah rumah bersama. Dengan merawat fasilitas seperti toilet dan area publik lainnya, kita turut menjaga kenyamanan perjalanan setiap orang. Kami percaya bahwa kedisiplinan kecil seperti mematikan keran air, menjaga aset tetap di tempatnya, dan membuang tisu pada tempatnya adalah cerminan dari profesionalisme kita bersama,” tuturnya.

Baja Juga :  Bandara Pattimura Ambon Renovasi Toilet Pantai Liang dan Natsepa, Dorong Kenyamanan Wisatawan

Menurut Johan, budaya merawat fasilitas merupakan bagian dari komitmen Bandara Pattimura dalam menghadirkan layanan berstandar internasional sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap salah satu gerbang utama transportasi udara di Maluku.

Manajemen berharap seluruh pengguna jasa, mitra kerja, hingga pekerja di lingkungan bandara memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga setiap fasilitas yang tersedia agar tetap berfungsi dengan baik dan dapat digunakan secara nyaman oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, pengelola bandara mengimbau seluruh pihak, khususnya yang beraktivitas di area kargo dan sisi udara (airside), untuk menerapkan tiga kebiasaan sederhana namun penting, yakni menghemat penggunaan air dengan memastikan keran tertutup rapat setelah digunakan, menjaga aset bandara dengan tidak melepas atau memindahkan fasilitas dari tempatnya, serta menggunakan tisu secara bijak dan membuangnya ke tempat sampah guna mencegah penyumbatan saluran sanitasi.

Baja Juga :  Ambon Dorong Transformasi Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

“Kami percaya layanan prima lahir dari lingkungan yang kita rawat bersama. Melalui sinergi dan kesadaran kolektif seluruh pihak, kami optimistis kebersihan dan keandalan fasilitas bandara akan terus terjaga sehingga mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat sekaligus menjadikan Bandara Pattimura sebagai pintu gerbang Maluku yang bersih, nyaman, dan membanggakan,” kata Johan.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM