AMBON, JENDELAMALUKU.COM — Selain bahan dapur, harga ikan di Pasar Mardika juga mengalami perubahan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Namun berbeda dengan komoditas lain, fluktuasi harga ikan lebih banyak dipengaruhi kondisi laut dibanding momentum hari besar.
Untuk ikan tuna ukuran sedang, harga berada di kisaran Rp65.000–Rp85.000 per ekor.
Sementara ikan momar dan make dijual Rp20.000 per wadah berisi tiga hingga empat ekor.
Ibrahim (51), pedagang ikan di Pasar Mardika menjelaskan, naik-turunnya harga ikan sangat bergantung pada cuaca.
“Harga ikan kadang naik kadang turun, tergantung cuaca. Kalau laut tenang, tangkapan nelayan banyak, harga bisa murah. Tapi kalau ombak besar, nelayan sulit dapat ikan, makanya harga naik,” jelasnya.
Ia menegaskan, cuaca buruk sering menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan ikan di pasar.
“Bukan hanya karena hari perayaan, tapi kalau laut ombak dan tangkapan sedikit, pasti harga ikan ikut naik,” tambahnya.
Kondisi cuaca yang tidak menentu diperkirakan masih akan mempengaruhi stabilitas harga ikan dalam beberapa minggu ke depan.
Harga bahan dapur
Simak juga harga bahan dapur di Pasar Mardika yang dilaporkan mengalami kenaikan menjelang Nataru 2026.
Harga tomat kini mencapai Rp50.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp30.000–Rp35.000. Bawang merah dijual Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, dan bawang bombai Rp50.000 per kilogram. Sayuran seperti kacang panjang juga naik dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 per ikat.
Kenaikan paling drastis terjadi pada cabai.
Cabai keriting kini dibanderol Rp60.000 per kilogram, sementara cabai kecil melesat hingga Rp100.000–Rp120.000 per kilogram.(*)







