MalukuTual

Sail Indonesia Jadi Momentum Pemkot Tual Perkuat Konservasi Laut Lewat Penaburan Benih Teripang

×

Sail Indonesia Jadi Momentum Pemkot Tual Perkuat Konservasi Laut Lewat Penaburan Benih Teripang

Sebarkan artikel ini

Sail Indonesia

22/7/2026 - Sail Indonesia
Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat didampingi Pj Sekretaris Daerah Ridwan Fadirubun mengikuti kegiatan penaburan benih teripang dalam rangkaian Sail Indonesia di Ohoi Dullah, Senin (20/7/2026). (JendelaMaluku.com - Megarivera Renyaan)

TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kota Tual memanfaatkan momentum Sail Indonesia untuk memperkuat upaya pelestarian ekosistem pesisir melalui kegiatan penaburan benih teripang di Ohoi Dullah, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Ridwan Fadirubun dan Ketua TP PKK Kota Tual Sany Rumra.

Menurut Renuat, penaburan benih teripang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan dan perikanan.

“Penaburan benih teripang diharapkan dapat meningkatkan potensi sumber daya laut, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

Baja Juga :  PLN UIW MMU dan Pemprov Maluku Utara Komitmen Percepat Akses Listrik ke Daerah 3T

Ia mengatakan, Sail Indonesia tidak hanya menjadi ajang promosi wisata bahari, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian laut.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Tual ingin mendorong terwujudnya daerah maritim yang maju dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Renuat menekankan pentingnya penataan kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ekosistem laut, termasuk mendukung pengembangan blue carbon yang kini menjadi perhatian dunia dalam menghadapi perubahan iklim.

Menurutnya, ekosistem pesisir seperti padang lamun, hutan mangrove, dan kawasan pesisir lainnya memiliki kemampuan menyerap karbon jauh lebih besar dibandingkan ekosistem daratan.

Baja Juga :  Hari ini, Laga Persahabatan Brasil vs Belanda Digelar di Stadion Maren Maluku, Rogaz Optimis Oranje Nuhu Evav Gilas Samba 9:0

“Ekosistem ini sangat penting dalam mitigasi perubahan iklim karena mampu menyerap karbon hingga empat kali lebih banyak dibandingkan hutan di daratan,” pungkasnya.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM