Banyak dari mereka memanfaatkan momen mekar serentak ini sebagai latar belakang foto yang ciamik, mengunggah keindahan Masohi ke berbagai platform media sosial hingga viral di kalangan netizen lokal.
Secara biologis, bunga Tabebuya biasanya mekar penuh pada periode peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Momen keindahan ini terbilang cukup eksklusif dan singkat, sebab bunga-bunga anggun ini umumnya hanya bertahan dalam kondisi mekar sempurna selama satu hingga dua minggu sebelum akhirnya gugur alami.
Kehadiran Tabebuya yang tengah mekar ini tidak hanya mempercantik sudut Kota Masohi, tetapi juga menjadi oase segar dan hiburan visual gratis bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.







