AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN A. M. Sangadji Ambon sukses menggelar English Speaking Contest bertajuk “Empowering the Youth Voices: Building Confidence and Communication Skill for the Future”, Senin (8/12/2025)
Ajang ini menjadi kontes berbicara bahasa Inggris perdana di lingkungan kampus UIN Ambon sekaligus yang pertama kali diadakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris.
Kegiatan ini menarik perhatian karena diikuti tidak hanya oleh mahasiswa Bahasa Inggris, tetapi juga peserta dari fakultas lain, termasuk Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah Prodi Manajemen Bisnis Syariah, serta Fakultas Informatika dan Ilmu Komunikasi.
Dengan demikian, ajang ini berhasil menjadi wadah lintas fakultas untuk menyalurkan bakat dan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa.
Kontes ini dikemas dengan konsep yang kreatif.
Peserta tidak hanya bersaing dalam lomba berbicara, seperti bertutur, pidato, dan choral speaking, tetapi juga menampilkan pementasan musik, pembacaan puisi, dan berbagai pertunjukan seni lainnya, sehingga acara berlangsung meriah dan penuh warna.
Rektor UIN Ambon, Dr. Abidin Wakano yang hadir dalam pembukaan kontes memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Program Studi dan dosen Tadris Bahasa Inggris atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
Dia menekankan pentingnya lomba-lomba seperti ini sebagai wadah pengembangan bakat mahasiswa.
“Betapa penting lomba-lomba seperti ini diadakan di kampus sebagai wadah mahasiswa dalam menyalurkan bakat-bakat mereka. Ini pun selaras dengan tema perlombaan yang mengusung pemberdayaan suara anak muda, dimana anak muda saat ini harus banyak bersuara dan ikut dalam kontes-kontes bakat untuk pengembangan skill mereka ke depan, terlebih lagi bahasa Inggris sebagai bahasa asing,” tekannya.
Dia menambahkan, kemampuan berbahasa Inggris menjadi sangat krusial di era teknologi saat ini, sehingga mahasiswa perlu mengasah kemampuan bahasa asing mereka sejak dini.
“Ini menjadi sangat penting di masa depan karena bahasa Inggris merupakan bahasa teknologi. Sehingga kita di masa kini dan masa depan yang semakin canggih dengan teknologi ini harus bisa berbahasa Inggris,” tambahnya.
Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris sekaligus penyelenggara English Speaking Contest, Yusman Tuhulele menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong mahasiswa mengekspresikan diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan komunikasi bahasa Inggris.







