BeritaMaluku

Korban Bentrok Danar Mengungsi, Dinsos Maluku Prioritaskan Kebutuhan Mendesak

×

Korban Bentrok Danar Mengungsi, Dinsos Maluku Prioritaskan Kebutuhan Mendesak

Sebarkan artikel ini

Bentrok di Malra

30/3/2026 - Raden Affandy Hasanusi
Kepala Dinas Sosial Maluku, Raden Affandy Hasanusi, menegaskan kesiapan penanganan darurat bagi warga terdampak bentrokan di Danar Ternate, dengan memprioritaskan kebutuhan mendesak para pengungsi.

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan bagi warga terdampak bentrokan di Ohoi (Desa) Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Raden Affandy Hasanusi, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam kunjungan lapangan ke lokasi bentrokan, Minggu (29/3/2026).

“Kami dari Dinas Sosial Provinsi Maluku telah diperintahkan langsung ingin segera melakukan penanganan yang bersifat darurat,” ungkapnya saat diwawancarai usai pertemuan.

Ia menegaskan, kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya yang berada di pengungsian, menjadi prioritas utama untuk segera dipenuhi.

Baja Juga :  3 Hari Pasca Natal, Harga Cabai di Pasar Langgur Bertahan Tinggi

“Artinya aktivitas masyarakat selama di pengungsian, selama mereka pindah butuh penanganan yang cepat dan baik,” kata Hassanusi.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan akan disesuaikan dengan ketersediaan buffer stock dan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak.

“Barang yang akan didistribusi yakni bahan makanan untuk anak-anak, tenda mobile dan keluarga untuk pengungsi, lampu emergency, pakaian sekolah SD, SMP, SMA, perangkat alat sholat dan kebutuhan mandi,” rincinya.

Ia menambahkan, banyak warga yang terdampak terpaksa mengungsi tanpa membawa barang apapun, sehingga kondisi tersebut menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan.

“Kami telah melakukan pengecekan ternyata stok di Dinas Sosial Malra kosong, untuk itu langkah antisipatif telah diambil dengan Dinas terdekat yakni Kota Tual stoknya akan digeser dahulu, nantinya segera dipulihkan dari Kota Ambon,” demikian Hasanusi.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM