JENDELAMALUKU.COM – Anggota DPRD Maluku, Ary Sahertian, mendesak pemerintah daerah segera memperkuat antisipasi dan edukasi terkait ancaman hantavirus.
Menurut politisi PKB itu, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini agar masyarakat paham cara penyebaran, gejala, dan upaya pencegahannya.
“Langkah antisipasi perlu segera dilakukan agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar mengenai potensi penyebaran virus tersebut,” kata Sahertian, Kamis (20/5/2026).
Meski belum ada kasus besar di Maluku, Sahertian menegaskan ancaman hantavirus tidak boleh dianggap sepele. Ia meminta Pemda bergerak cepat melalui sosialisasi masif dan terarah ke masyarakat.
Sahertian juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan padat penduduk dan lokasi rawan sarang tikus sebagai pembawa virus.
Ia mendorong Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota memperkuat koordinasi dengan puskesmas untuk meningkatkan pengawasan dini terhadap pasien dengan gejala mirip infeksi hantavirus.
Selain itu, mantan anggota DPRD Kota Ambon ini mengajak masyarakat melakukan gerakan bersama menjaga sanitasi lingkungan.
Mulai dari pembersihan saluran air, pengelolaan sampah, hingga penertiban gudang yang berpotensi menjadi sarang tikus.
“Jangan menunggu ada kasus muncul baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan sekarang melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Sahertian juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta warga segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala mencurigakan. (*)







