MASOHI, JENDELAMALUKU.COM – Suasana berbeda nan menyejukkan mata mendadak menghiasi sudut-sudut jalan utama di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Barisan pohon Tabebuya yang tertanam rapi di sepanjang median dan tepi jalan kini tengah memasuki puncak masa bermekaran.
Kelopak bunganya yang didominasi warna putih bersih dan sentuhan merah muda lembut mekar begitu lebat, menyulap pemandangan kota bak negeri Sakura di musim semi.
Pemandangan visual yang kontras antara rimbunnya bunga-bunga terompet ini dengan biru jernihnya langit Masohi langsung mencuri perhatian siapa saja yang melintas.
Angin sore yang berembus pelan sesekali menjatuhkan helai-helai kelopak ke atas aspal, menambah kesan romantis di sepanjang jalur perkotaan.
Oase Visual dan Penyejuk di Tengah Hiruk-Pikuk Jalanan
Bunga Tabebuya (Handroanthus) yang sering dijuluki sebagai “Sakura Indonesia” ini memang menjadi daya tarik tersendiri setiap kali musim mekar tiba.
Tanaman hias asal Amerika Selatan ini tak sekadar berfungsi sebagai peneduh alami dan penyerap emisi kendaraan, tetapi juga berhasil mengangkat nilai estetika serta lanskap perkotaan Masohi secara signifikan.
Di sepanjang jalur protokol, rimbunnya pohon-pohon ini membentuk kanopi alami berwarna-warni.
Tak sedikit pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor hingga pengemudi mobil, sengaja memperlambat laju kendaraan mereka demi menikmati suasana.
Beberapa warga bahkan sengaja menepi di bahu jalan hanya untuk berswafoto dan mengabadikan momen langka ini dengan ponsel mereka.
Fenomena ini disambut hangat oleh warga setempat.
Ria (34), salah satu warga Kota Masohi yang sedang melintas, mengaku terpukau dengan perubahan suasana kota yang mendadak terasa begitu puitis.
“Jalanan jadi kelihatan cantik sekali dan bikin adem. Kalau lewat sini rasanya beda, mirip sekali dengan suasana musim semi di Jepang yang sering kita lihat di media sosial. Bikin hati senang dan makin betah jalan-jalan sore keliling kota,” tutur Ria sembari mengabadikan gambar bunga dengan ponselnya.
Momen Singkat yang Dinanti Setiap Tahun
Kehadiran fenomena indah ini rupanya juga menjadi sorotan para pencinta fotografi lokal dan pemburu konten estetik.







