JENDELAMALUKU.COM – Istri Kapolri sekaligus Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, berkesempatan mengunjungi Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan tersebut dirangkai dengan agenda bakti sosial di Lapangan Lodar El, Kota Tual.
Namun agenda baksos yang menyasar warga tidak mampu itu justru memicu keluhan. Sejumlah warga mengaku tidak menerima bantuan meski sebelumnya sudah didata oleh pihak kepolisian.
Keluhan itu ramai disuarakan warganet di media sosial Facebook. Mereka menilai pembagian bantuan tidak tepat sasaran dan hanya mengakomodir kepentingan pihak tertentu.
Salah satunya diungkapkan akun Facebook Ethy Luturmas. Ia mengaku kecewa karena sudah didata namun tidak menerima bantuan.
“Kita masyarakat tidak mengemis untuk bantuan, tapi kita pertanyakan. Pak Polisi yang datang foto KTP sama rumah kita,” ujarnya.
Ethy juga menyoroti proses pendataan yang tidak berujung pada penyaluran bantuan.
“Untuk bantuan dari Polda, kenapa kita tidak dapat? Lalu KTP yang kami masukkan dalam golongan bantuan sembako itu bagaimana? Kami berdiri di bawah matahari panas untuk menunggu Pak Polisi, sampai sekarang tidak ada,” kesalnya.
Menurutnya, penerima bantuan sembako justru didominasi pegawai. Sementara warga kecil hanya menjadi penonton.
“Penerima sembako ada dari pegawai hingga masyarakat biasa, namun justru kami dalam satu kompleks tidak kebagian. Lalu foto dan KTP kami itu Pak Polisi taruh di mana,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara maupun Kasi Humas Polres Tual terkait tudingan tersebut.







