JENDELAMALUKU.COM – Bandara Internasional Pattimura Ambon sukses melayani proses debarkasi 389 jemaah haji asal Provinsi Maluku kloter 24. Seluruh jemaah tiba dengan selamat di tanah air, Jumat 19 Juni 2026 pukul 03.10 WIT.
Pemulangan jemaah dilakukan secara bertahap melalui tiga penerbangan Garuda Indonesia. Penerbangan GA 6340 mengangkut 132 jemaah, GA 6360 sebanyak 129 jemaah, dan GA 6380 mengangkut 126 jemaah.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan seluruh tahapan kedatangan berjalan lancar. Pihaknya mengoptimalkan penggunaan parking stand nomor 2, 3, dan 4 yang didukung garbarata untuk kenyamanan jemaah saat turun dari pesawat.
“Pelayanan prioritas kami berikan kepada 17 jemaah berkebutuhan khusus pengguna kursi roda agar proses perpindahannya aman dan nyaman,” ujar Johan, Jumat 19 Juni 2026.
Dari sisi kesehatan, lima jemaah yang menjalani pemeriksaan swab antigen dinyatakan non-reaktif. Karena status jemaah sudah domestik saat tiba di Ambon, proses kedatangan tidak lagi memerlukan pemeriksaan CIQ atau Customs, Immigration, and Quarantine.
Manajemen bandara juga mengatur alur penjemputan secara sistematis. Bus jemaah masuk melalui area VIP Pemda lalu menuju Gate 3 sebagai titik naik jemaah. Setelah semua jemaah naik, bus langsung diberangkatkan ke Asrama Haji dengan pengawalan petugas keamanan.
Barang kabin jemaah diangkut terpisah menggunakan truk melalui jalur VIP, sementara bagasi tercatat ditangani panitia di terminal kargo sebelum didistribusikan ke Asrama Haji. Seluruh proses ini dikawal personel keselamatan dan keamanan bandara sesuai prosedur standar operasi.
Johan menambahkan, koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh pihak untuk mengantisipasi dinamika operasional seperti cuaca buruk maupun keterlambatan jadwal.
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Pattimura Ambon berkomitmen mendukung program pembangunan nasional melalui layanan transportasi udara yang handal dan humanis. Keberhasilan debarkasi haji 2026 ini diharapkan menjadi standar peningkatan kualitas layanan bandara di Indonesia Timur. (*)







