Menurut Hendrik, diperlukan kesadaran seluruh masyarakat yang diwujudkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Tema ini menjadi pesan moral bagi kita semua, bahwa kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua warga Kota Ambon,” ungkapnya.
Ia mencontohkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh masyarakat, tindakan sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi lingkungan kota.
Bagi Hendrik, menjaga kebersihan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya membangun peradaban sekaligus menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap Kota Ambon.
Selain pesan tentang kebersihan dan kesehatan, peringatan HUT ke-451 Kota Ambon juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan serta kepedulian terhadap sejarah dan budaya sebagai bagian dari identitas kota.
Di akhir sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan, keamanan serta ketertiban Kota Ambon.
Ia berharap pertambahan usia Kota Ambon menjadi energi baru bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengabdian dan bersama-sama mewujudkan kota yang bersih, sehat dan maju.
Upacara HUT ke-451 Kota Ambon turut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD, instansi vertikal, pimpinan OPD serta para pemuka agama.
Nuansa budaya Ambon juga mewarnai rangkaian upacara tersebut, dengan Plt. Kasat Pol PP Kota Ambon S.M. Leatemia bertindak sebagai komandan upacara.(*)







