Mbappe kemudian mencetak gol keduanya di laga ini untuk mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 22 gol, memanfaatkan umpan matang dari Olise.
Gol tersebut juga membuatnya unggul dua gol dari Messi dalam persaingan top skor Piala Dunia 2026.
Prancis sempat menyia-nyiakan sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan.
Di tengah tekanan tersebut, Inggris justru mendapat hadiah penalti setelah Malo Gusto menjatuhkan Djed Spence di area terlarang.
Saka yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus melengkapi catatan hat-trick-nya.
Drama belum berakhir.
Dembele sempat memperkecil ketertinggalan dengan mencetak gol keempat untuk Prancis.
Namun, Bellingham kemudian melakukan aksi individu memukau untuk mencetak gol ke-10 dalam laga ini dan mengunci kemenangan Inggris.
Lewat gol tersebut, Bellingham menjadi pemain Inggris pertama yang mampu mengemas tujuh gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Dengan finis di peringkat ketiga, Inggris mencatatkan hasil terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjadi juara pada tahun 1966, meskipun mereka masih dibayangi memori pahit kekalahan dari sang juara bertahan, Argentina.
Sementara itu bagi Prancis, laga ini menjadi akhir dari era Deschamps yang sebelumnya sukses membawa Les Bleus juara Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up empat tahun lalu.
Prancis sebenarnya menjadi favorit utama untuk menjuarai turnamen 2026 ini setelah awal musim yang sensasional, namun mereka takluk 2-0 dari Spanyol di semifinal.
Selanjutnya, juara dunia tiga kali Argentina akan menantang juara Eropa, Spanyol, dalam laga final yang digelar di East Rutherford, New Jersey, pada hari Minggu.(*)







