JENDELAMALUKU.COM – Menjelang libur Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah pasokan minyak tanah bersubsidi di sejumlah wilayah Papua dan Maluku.
Tambahan penyaluran atau ekstra dropping tersebut mencapai 1,3 juta liter untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga hari raya.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo mengatakan, langkah penambahan pasokan ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
“Tambahan penyaluran atau ekstra dropping ini sudah kami koordinasikan juga bersama Pemerintah Daerah setempat, memastikan tambahan minyak tanah subsidi ini disalurkan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini menjadi komitmen kami untuk memberikan layanan sepenuh hati di Bulan Suci Ramadan dan jelang Idul Fitri,” jelas Awan Raharjo.
Distribusi tambahan minyak tanah dilakukan di beberapa provinsi dengan jumlah yang bervariasi.
Di Provinsi Papua, tambahan pasokan mencapai 130 ribu liter yang disalurkan ke Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Biak Numfor.
Di Provinsi Papua Barat Daya, tambahan 125 ribu liter didistribusikan ke Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Raja Ampat.
Sementara di Provinsi Papua Barat, penambahan 50 ribu liter difokuskan untuk Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fak-fak.
Adapun di Provinsi Papua Tengah, tambahan pasokan mencapai 64 ribu liter yang disalurkan ke Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Dogiyai.
Untuk wilayah Maluku, tambahan penyaluran dilakukan dalam jumlah lebih besar.
Provinsi Maluku Utara memperoleh tambahan 376 ribu liter yang akan disalurkan ke seluruh kota dan kabupaten.
Sedangkan Provinsi Maluku mendapatkan tambahan pasokan sebesar 580 ribu liter yang juga didistribusikan ke seluruh wilayah kabupaten dan kota.
Awan menjelaskan bahwa proses penyaluran tambahan ini dilakukan secara bertahap selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
“Penyaluran minyak tanah tambahan ini dilakukan bertahap mulai tanggal 12 Maret hingga nanti mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2 melihat kondisi di lapangan. Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini akan dilakukan langsung di pangkalan minyak tanah dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi atau HET yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah,” lanjut Awan.
Ia juga memastikan bahwa ketersediaan minyak tanah selama Ramadan hingga Idulfitri tetap dijaga mulai dari terminal BBM hingga jaringan distribusi di agen dan pangkalan.







