JENDELAMALUKU.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengimbau masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di lembaga penyalur resmi guna memastikan kualitas, takaran, dan harga yang sesuai ketentuan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, pembelian BBM melalui SPBU, Pertashop, maupun SPBU nelayan memberikan jaminan kepada konsumen karena seluruh produk yang disalurkan diawasi sesuai standar yang berlaku.
“Lembaga penyalur resmi yang dikelola Pertamina adalah SPBU. Kami senantiasa memastikan ketersediaan, kualitas, takaran, dan harga BBM sesuai ketentuan di seluruh lembaga penyalur resmi. Karena itu, masyarakat diimbau melakukan pembelian melalui lembaga penyalur resmi agar memperoleh jaminan tersebut,” kata Ispiani dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Selain mengingatkan masyarakat untuk bertransaksi di lembaga resmi, Pertamina juga memastikan pasokan BBM di Pulau Morotai tetap terjaga. Hingga Kamis (6/8/2026), stok BBM di seluruh SPBU di wilayah tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tercatat, ketersediaan Pertamax mencapai sekitar 13 ribu liter, Pertalite sekitar 18 ribu liter, dan Dexlite sekitar 7 ribu liter.
Menurut Ispiani, pengiriman BBM akan terus dilakukan secara berkelanjutan dari Fuel Terminal Tobelo dengan koordinasi bersama pihak syahbandar agar distribusi ke Pulau Morotai tetap berjalan lancar.
“Stok ini terus kami jaga. Pengiriman dilakukan secara kontinyu dari Fuel Terminal Tobelo dengan koordinasi erat bersama syahbandar untuk izin pelayaran kapal menuju Kepulauan Morotai,” katanya.
Pertamina juga membuka kemungkinan penyesuaian jam operasional SPBU nelayan maupun SPBU mini di Kabupaten Pulau Morotai apabila diperlukan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan dan memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Ispiani menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga layanan energi hingga wilayah kepulauan dan daerah terluar, sekaligus mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan.(*)







