“Proyeksi sedang difinalisasi dan segera dikirimkan agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas pembangunan proyek strategis di Kepulauan Tanimbar dapat terlayani dengan baik. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya dan tidak melakukan panic buying. Mari bersama menjaga kondusivitas serta membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujar Ricky.
Pemerintah daerah dan Pertamina memastikan akan terus memantau perkembangan konsumsi BBM di lapangan agar pasokan tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.







