Di sisi lain, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, memastikan kondisi stok energi yang memasok wilayah Teluk Bintuni tetap aman.
Menurutnya, pasokan dari Fuel Terminal Sorong dan Fuel Terminal Manokwari saat ini berada pada kisaran 9 hingga 10 hari untuk seluruh jenis produk, dengan pengiriman kapal dilakukan setiap empat hingga lima hari.
“Sesuai dalam diskusi, bagaimana stok yang baik ini dimaksimalkan distribusinya sehingga ketersediaan di SPBU, Agen Minyak Tanah, dan Agen LPG Non Subsidi ini betul-betul memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Awan.
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan penugasan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan DPR RI diperlukan untuk memperkuat sosialisasi sekaligus pengawasan agar penyaluran subsidi tepat sasaran.
“Sosialisasi dan dukungan Pemda dan DPR RI bisa sangat membantu kami dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya penyaluran subsidi sesuai aturan. Pengawasannya pun tidak dapat dilakukan sendiri, karena itu kami sangat mengapresiasi forum diskusi ini dalam mencari solusi-solusi dalam menjaga layanan bagi masyarakat,” ujar Awan.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.(*)







